Sangihe – Kebakaran yang melanda gudang pemanasan buah pala yang dimilki PT. Exindian Agensi Produk atau yang lebih dikenal dengan toko Nangka  ternyata membuat toko di sekitar memberi tanggapan tentang hadirnya toko Nangka tersebut,  terbukti dengan dilaporkanya toko nangka tersebut ke Pemerintah Kabupaten Sangihe.

Dalam laporan mereka menuntut toko nangka menghentikan proses produksi dan mencari lokasi yang baru,  mengingat sudah pernah terjadi kebakaran akibat produksi dari toko tersebut.

Kepla Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe Johanis Pilat, S. Sos.  MM membenarkan tentang laporan tersebut, benar ada laporan dari masyarakat mengenai proses produksi yang dilakukan PT.  Exindian Agensi Produk atau yang lebih dikenal dengan toko Nangka dan pihaknya sudah memediasi antara pihak pihak terkait dengan menghadirkan instansi teknis terkait.

Dijelaskanya dari rapat yang dilaksanakan sudah ada kesimpulan yang didapat yaitu pemerintah dan pihak pemohon memberikan waktu kepada toko nangka untuk merelokasi ke tempat yang sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang
berlaku.

Ditambahkanya pula pihak Toko Nangka menyambut baik dan memohon untuk mereka diberi waktu untuk mencari dan merelokasi tempat pengelolaan mereka,  dan sekarang ini toko nangka masih beraktifitas seperti biasa untuk
membeli dan menyimpan pala seperti biasa. (arno)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *